dulu saat kamu belum ada dihatiku dan di sisiku !!
aku ga pernah ngerti apa itu *cinta, apa arti mencintai seseorang , dan apa artinya menyayangi seseorang. tapi di saat kamu hadir di hidupku
menjelaskan sekaligus memberikan sebuah contoh
`bagaimana cara mencintai seseorang dengan setulus hati?
`bagaimana cara menyayangi seseorang ?
`dan bagaimana cara menghargai pengorbanan seseorang?
dan sekarang aku udah ngerti semuanya !
kamu yang membuat hidup aku lebih terasa berwarna saat kamu beri aku
* cinta yang sempurna *
kamu juga yang membuat aku tersenyum disaat apapun
kamu mengajarkanku tuk menjadi seorang yang
" TEGAR , PANTANG MENYERAH , DAN TAK MUDAH PUTUS ASA "
disaat menghadapi musibah ,
ataupun rintangan yang slalu ingin menghancurkan
~kebahagianku bersamamu^
kamu juga ga pernah sedikitpun marah sama aku !!
saat aku buat kamu sedih , kecewa , ataupun terluka !
kamu hanya bisa tersenyum selalu untukku
` kamu selalu sabar saat
< menghadapi sifatku yang terkadang ke kanak"an >
dan aku merasa sempurna
" saat kamu ada di dekatku "
dan saat kamu ada di sisiku
#kamu adalah anugerah terindah yang pernah aku temukan #
dan aku takkan pernah meninggalkanmu ,
,karena aku sangat mencintaimu !!
@ i will never let you go
because ..
dhanni
Senin, 22 Juli 2013
If time can bring us back :(
Andai waktu dapat menyatukan semuanya,
menyatukan dua jiwa yang berbeda,
menyatukan dua hati yang terluka,
menyatukan diriku dan dirinya,
meski kini dirinya t'lah tiada -,-
karna dirinya t'lah meninggalkanku untuk selamanya.
mungkinkah aku bisa melihatnya ?
mungkinkah waktu dapat mempertemukanku kembali ?
mungkinkah kau tepati janjimu ?
dan mungkinkah kau akan slalu disisiku ?
seperti janji yang selalu kau ucapkan.
apakah disana kau merindukanku ?
dan apakah engkau tau ?
betapa sulitnya aku melupakanmu-. .-
melupakan semua kenangan yg engkau tinggalkan untuk diriku,
melupakan senyum manis dan wajah ceriamu itu ?
mungkinkah ada yang mampu menggantikanmu dihatiku?
menggantikan orang terbaik yang pernah ada di kehidupanku !
yang pernah mewarnai jalan hidupku,
dan yang pernah menyinari gelap malamku .
Namun semua itu hanya tinggal kenangan,
yang selalu membawaku dalam kesedihan :(
membawaku dalam persimpangan jalan yang kelam ,
hanya terlihat sepercik sinar di ujung jalan yang redup,
seolah memaksaku untuk memilih,
tetap mengenangmu di sini dalam kegelapan .
atau ..
melangkah kedepan dan melupakan semua tentang dirimu
namun semua itu hanya menambah luka di hatiku
karna aku tak pernah bisa untuk melupakanmu :(
andai waktu dapat menyatukan kita kembali
walau kami terpisah jarak yang cukup jauh ,
karna aku tak bisa hidup tanpa dirinya :(
menyatukan dua jiwa yang berbeda,
menyatukan dua hati yang terluka,
menyatukan diriku dan dirinya,
meski kini dirinya t'lah tiada -,-
karna dirinya t'lah meninggalkanku untuk selamanya.
mungkinkah aku bisa melihatnya ?
mungkinkah waktu dapat mempertemukanku kembali ?
mungkinkah kau tepati janjimu ?
dan mungkinkah kau akan slalu disisiku ?
seperti janji yang selalu kau ucapkan.
apakah disana kau merindukanku ?
dan apakah engkau tau ?
betapa sulitnya aku melupakanmu-. .-
melupakan semua kenangan yg engkau tinggalkan untuk diriku,
melupakan senyum manis dan wajah ceriamu itu ?
mungkinkah ada yang mampu menggantikanmu dihatiku?
menggantikan orang terbaik yang pernah ada di kehidupanku !
yang pernah mewarnai jalan hidupku,
dan yang pernah menyinari gelap malamku .
Namun semua itu hanya tinggal kenangan,
yang selalu membawaku dalam kesedihan :(
membawaku dalam persimpangan jalan yang kelam ,
hanya terlihat sepercik sinar di ujung jalan yang redup,
seolah memaksaku untuk memilih,
tetap mengenangmu di sini dalam kegelapan .
atau ..
melangkah kedepan dan melupakan semua tentang dirimu
namun semua itu hanya menambah luka di hatiku
karna aku tak pernah bisa untuk melupakanmu :(
andai waktu dapat menyatukan kita kembali
walau kami terpisah jarak yang cukup jauh ,
karna aku tak bisa hidup tanpa dirinya :(
Selasa, 16 Juli 2013
Manusia itu lemah ya ?
Mesan makanan random dapat yang kurang enak, ngeluh. Disalip
motor, memaki. Kecipratan genangan air, menyumpah. Kelaparan di tengah
malam dingin saat tidak ada stok makanan di kosan, ngetweet panjang
lebar. Dikasih sakit, baru aja 5 hari, udah menutup diri dari apapun.
Musibah katanya?
Dapat pujian sedikit, besar kepala. Diberi kebaikan oleh orang lain, spekulasinya udah kemana-mana. Diberi lebih, selalu minta lagi. Mendapat kesempatan jatuh cinta. Baru sesaat saja sudah lupa dengan yang memberi cinta. Terlena katanya?
Mudah sekali termanipulasi keadaan. Seakan-akan manusia itu tidak lebih tebal dari kulit gelembung sabun. Disentuh sedikit, pecah. Diberi kesulitan, salah. Diberi kemudahan, salah. Belum lagi, selalu mencari kambing hitam. Lalu memaki Tuhan saat ia dikambingkan. Padahal, manusia adalah tempat salah dan lupa, katanya. Karena kalau benar begitu, wajar saja bawa-bawa kambing kemana-mana.
Ah, maunya apa sih? Banyak kan ya? Ini itu semuanya mau. Saya sih begitu. Tapi daripada memperbesar kapasitas untuk menerima, saya lebih sering sibuk berputar-putar dalam alam fantasi dan spekulasi yang tak ada habisnya. Padahal, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS.2:286).
Sulit sekali menjadi lemah.
Tapi, saya menemukan kebahagiannya.
Cuma yang bodoh yang bisa jadi pintar. Cuma yang lemah yang bisa jadi kuat. Padahal ya, nanti kalau sudah kuat, ternyata masih ada yang lebih kuat, dan begitu seterusnya. Maka, mungkin sejatinya manusia itu memang harus selalu lemah, supaya terus tumbuh. Kenapa tumbuh? Mungkin untuk memenuhi salah satu kriteria untuk dikategorikan sebagai makhluk hidup? Bebaslah itu. Topik lain. Yang menjadi pertanyaan penting sebenarnya, dari mana datangnya kekuatan untuk tumbuh, untuk jadi lebih kuat? dimana? bagaimana?
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS.2:45-46)
Sulit ya? Padahal, “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tiada menghendaki kesulitan” (QS. Al-Baqarah: 185)
Ah.
Masih banyak yang harus dikerjakan. Untung saya manusia. Untung manusia lemah. Kalau tidak saya tidak akan pernah tahu bagaimana hidup dan menjadi lebih baik.
Dapat pujian sedikit, besar kepala. Diberi kebaikan oleh orang lain, spekulasinya udah kemana-mana. Diberi lebih, selalu minta lagi. Mendapat kesempatan jatuh cinta. Baru sesaat saja sudah lupa dengan yang memberi cinta. Terlena katanya?
Mudah sekali termanipulasi keadaan. Seakan-akan manusia itu tidak lebih tebal dari kulit gelembung sabun. Disentuh sedikit, pecah. Diberi kesulitan, salah. Diberi kemudahan, salah. Belum lagi, selalu mencari kambing hitam. Lalu memaki Tuhan saat ia dikambingkan. Padahal, manusia adalah tempat salah dan lupa, katanya. Karena kalau benar begitu, wajar saja bawa-bawa kambing kemana-mana.
Ah, maunya apa sih? Banyak kan ya? Ini itu semuanya mau. Saya sih begitu. Tapi daripada memperbesar kapasitas untuk menerima, saya lebih sering sibuk berputar-putar dalam alam fantasi dan spekulasi yang tak ada habisnya. Padahal, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS.2:286).
Sulit sekali menjadi lemah.
Tapi, saya menemukan kebahagiannya.
Cuma yang bodoh yang bisa jadi pintar. Cuma yang lemah yang bisa jadi kuat. Padahal ya, nanti kalau sudah kuat, ternyata masih ada yang lebih kuat, dan begitu seterusnya. Maka, mungkin sejatinya manusia itu memang harus selalu lemah, supaya terus tumbuh. Kenapa tumbuh? Mungkin untuk memenuhi salah satu kriteria untuk dikategorikan sebagai makhluk hidup? Bebaslah itu. Topik lain. Yang menjadi pertanyaan penting sebenarnya, dari mana datangnya kekuatan untuk tumbuh, untuk jadi lebih kuat? dimana? bagaimana?
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS.2:45-46)
Sulit ya? Padahal, “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tiada menghendaki kesulitan” (QS. Al-Baqarah: 185)
Ah.
Masih banyak yang harus dikerjakan. Untung saya manusia. Untung manusia lemah. Kalau tidak saya tidak akan pernah tahu bagaimana hidup dan menjadi lebih baik.
Sabtu, 13 Juli 2013
Manusia Sejuta Perkara Lyric
Hitamnya dunia kita
Tak mampu gelapkan batinku
Kilau tahta pun tak mampu
Butakan hatiku
Karena telah ku genggam sang mentari
Dan telah ku gapai bintang di angkasa
Namun tetap ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta perkara
Terlalu kompleks untuk diurai
Resmi problemku dengan tanda di atas materai
Kau tahu saat dekat masalah
Sebagai manusia kurasa adalah lumrah
Kadang lama terpecahkan dimakan waktu
Kadang yang ku temukan hanya jalanan buntu
Saat ku pilah ku pilah ku yakin
Walaupun sejuta ku pilah satu-satu
Fakta yang ada, cerita yang berbeda
Opini jadi warna, aku api andromeda
Ini drama, lakon tingkat dewa
Simple, seperti sphinx yang tak bernyawa
Aku manusia sejuta perkara
Setingkat kendali malaikat penguasa
Sejenak ku bukan manusia biasa
Aku refleksi sayap ksatria
Angkuhnya dunia kita
Tak mampu padamkan semangatku
Ku pasti kan selalu mampu
Tuk taklukkan semuanya
Karena telah ku genggam sang mentari
Dan telah ku gapai bintang di angkasa
Namun tetap ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta perkara
Akulah mason dari para raja
Adi kuasa dari banyak piramida
Mampu taklukkan semua samudera
Bergerak cepat bagai asam sianida
Satu, dua atau jutaan perkara
Ku toksin semua bagai racun kobra
Si mata satu yang jadi kuncinya
Move back, move back, step away
Ku gengam sang mentari
Ku gapai bintang di angkasa
Ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta Perkara
Tak mampu gelapkan batinku
Kilau tahta pun tak mampu
Butakan hatiku
Karena telah ku genggam sang mentari
Dan telah ku gapai bintang di angkasa
Namun tetap ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta perkara
Terlalu kompleks untuk diurai
Resmi problemku dengan tanda di atas materai
Kau tahu saat dekat masalah
Sebagai manusia kurasa adalah lumrah
Kadang lama terpecahkan dimakan waktu
Kadang yang ku temukan hanya jalanan buntu
Saat ku pilah ku pilah ku yakin
Walaupun sejuta ku pilah satu-satu
Fakta yang ada, cerita yang berbeda
Opini jadi warna, aku api andromeda
Ini drama, lakon tingkat dewa
Simple, seperti sphinx yang tak bernyawa
Aku manusia sejuta perkara
Setingkat kendali malaikat penguasa
Sejenak ku bukan manusia biasa
Aku refleksi sayap ksatria
Angkuhnya dunia kita
Tak mampu padamkan semangatku
Ku pasti kan selalu mampu
Tuk taklukkan semuanya
Karena telah ku genggam sang mentari
Dan telah ku gapai bintang di angkasa
Namun tetap ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta perkara
Akulah mason dari para raja
Adi kuasa dari banyak piramida
Mampu taklukkan semua samudera
Bergerak cepat bagai asam sianida
Satu, dua atau jutaan perkara
Ku toksin semua bagai racun kobra
Si mata satu yang jadi kuncinya
Move back, move back, step away
Ku gengam sang mentari
Ku gapai bintang di angkasa
Ku hanya manusia biasa yang bisa terluka
Aku adalah manusia sejuta Perkara
tak sempurna
TAK SEMPURNA OFFICIAL VIDEO!
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam
Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam
Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam
Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang gantikan siang
Mereka bilang kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau segalanya, murni estetika
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam
Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
dari: http://iniliriklagunya.blogspot.com/2012/07/lirik-lagu-bondan-prakoso-fade-2-black.html#.UeIoUW2X-tc
salam kenal ya :)
Lirik lagu Bondan Prakoso & Fade 2 Black-Tak Sempurna
Lirik lagu Bondan Prakoso & Fade 2 Black-Tak Sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang, gantikan siang
Mereka bilang… kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau sgalanya, murni ESTETIKA
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani, slalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak terbatas
Jauh dari sempurna, tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa o2
Ku tlah jauh kembali susunan alam
Menggali artifak mu lebih mendalam
Karna satu untuk alasan, walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah, kau tetap hal yang terindah kau yang terindah
Meski rapuh, kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Saat senja datang, gantikan siang
Mereka bilang… kau malam tanpa bulan
Beda, tak sama, kau yang tak sempurna
Bagiku kau sgalanya, murni ESTETIKA
Apa yang kau tanam itu yang kau petik
Apa yang kau jalani, slalu beri yang terbaik
Impian tentang kau yang tak terbatas
Jauh dari sempurna, tapi membekas
Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Kau sosok tak sempurna tapi bermakna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa o2
Ku tlah jauh kembali susunan alam
Menggali artifak mu lebih mendalam
Karna satu untuk alasan, walau itu buruk
Ku cinta semua walaupun kau tak berbentuk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan
Mungkin kau mengerti mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna
Meski lemah, kau tetap hal yang terindah kau yang terindah
Meski rapuh, kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna
Langganan:
Komentar (Atom)

