storyofus, marsha, vino
-
Marsha: Sama dia gw ngerasa complete. Gw ngerasa lebih punya arah dan tujuan hidup yang lebih pasti.
-
Vino: Sama dia, gw nemuin tempat gw sendiri, rumah gw sendiri, dunia gw sendiri, dan apa arti hidup yang Tuhan kasih.
-
Marsha: Sama dia, gw ngerasa jadi lebih
hidup, gw ngerasa kalo keberadaan gw ini sangat berarti buat orang lain,
gw ngerasa kalo ada orang lain yang sangat cinta sama gw.
-
Vino: Dan yang paling penting adalah saat gw sama dia, gw baru tau dan gw baru bener-bener ngerasain yang namanya jatuh cinta.
-
------------------------------------------------------------------------------
-
Marsha: Hidup itu pilihan. Kita sendiri yang nentuin kemana arah hidup kita. Tapi kalo cinta?
-
Vino: Cinta enggak bisa milih. Apalagi buat
dipaksain. Tapi saat lo mulai sadar kalo yang lo rasain bener-bener
cinta, kejar terus! Sampai mati pun harus lo perjuangin.
-
------------------------------------------------------------------------------
-
Marsha: Laki-laki di dunia ini cuma ada dua. Kalo ga banci, ya bangsat.
-
Vino: Halah, perempuan juga enggak sadar,
secara enggak langsung mereka ngeclaim diri mereka sendiri kalo saat ini
mereka sedang pacaran sama banci atau enggak bangsat. Atau enggak, lagi
cari calon suami yang banci atau bangsat?
-
------------------------------------------------------------------------------
-
Marsha: Gw baru tau kenapa Tuhan menciptakan
manusia tidak ada yang sempurna. Itu karena Tuhan udah nyiptain manusia
lain yang akan menjadi pasangan hidup kita untuk mengisi bagian yang
tidak sempurna itu.
-
Vino: Agar kita melebur jadi satu bagian
yang enggak terpisahkan. Saling ngisi kekurangan satu sama lain.
Sehingga menjadi sesuatu yang utuh.
-
------------------------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar